2 bulan belakngan ini, telinga saya disuguhi beberapa lagu batak, hal terjadi karena di lingkungan saya tepatnya di Jl. Eka rasmi ini sedang demam-demamnya lagu batak terkhusus lagu mardua holong dari Trio Omega, lagu ini sendiri sebenarnya udah tenar dari tahun 2016 tapi kebetulan aja di lingkungan saya baru populer sekarang.
Liriknya yang sedikit galau dan suara dari para trio batak yang khas, membuat lagu ini berbeda dari lagu lain diluar lagu batak. Trio Omega sendiri terbentuk pada tahun 2002, pada saat itu Saut salah satu personil, baru saja pulang merantau dari kota kembang, sesampainya dikampung halaman tepatnya di daerah Bosar Maligas, dia (saut) dan teman-temannya berniat membuat sebuah Trio, dan terjadilah Trio Omega, tapi tak lama setelah pembentukan salah satu dari personil hendak merantau ke Kalimantan dan dicarilah penggantinya, tak butuh waktu lama dicari lah personil baru dan didapatkanlah seorang Andohar Tuah Sianaga, kini Personil Trio Omega terdiri dari Andohar Tuah Sianaga (suara satu), Saut Barasa (suara dua), dan Jeferson Siallagan (suara tiga)
Liriknya yang sedikit galau dan suara dari para trio batak yang khas, membuat lagu ini berbeda dari lagu lain diluar lagu batak. Trio Omega sendiri terbentuk pada tahun 2002, pada saat itu Saut salah satu personil, baru saja pulang merantau dari kota kembang, sesampainya dikampung halaman tepatnya di daerah Bosar Maligas, dia (saut) dan teman-temannya berniat membuat sebuah Trio, dan terjadilah Trio Omega, tapi tak lama setelah pembentukan salah satu dari personil hendak merantau ke Kalimantan dan dicarilah penggantinya, tak butuh waktu lama dicari lah personil baru dan didapatkanlah seorang Andohar Tuah Sianaga, kini Personil Trio Omega terdiri dari Andohar Tuah Sianaga (suara satu), Saut Barasa (suara dua), dan Jeferson Siallagan (suara tiga)











